Kenapa Kami?

Konsultan Berpengalaman

Jaminan Akurasi

Biaya Terukur

Layanan

Survey Fotogrametri

Pemanfaatan UAV pada bidang fotogrametri mampu menjangkau daerah yang sulit dan berbahaya untuk dijangkau oleh wahana pesawat.

Survey Fotogrametri

Fotogrametri termasuk salah satu teknik pemetaan yang sejak dulu ada. Fotogrametri adalah suatu teknologi untuk memperoleh informasi objek di permukaan bumi melalui foto udara. Hasil dari foto udara kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengetahui geometri objek di permukaan bumi. Survey udara yang dahulu ada biasanya menggunakan wahana pesawat dengan biaya yang tidak murah. Seiring perkembangan zaman, kebutuhan survey fotogrametri semakin meningkat namun biaya yang dikeluarkan untuk survey termasuk mahal. Oleh karena itu dengan terobosan UAV, survey fotogrametri menjadi suatu hal yang mungkin untuk dilakukan di berbagai aspek bidang dan dinilai lebih fleksibel.

Pemanfaatan UAV pada bidang fotogrametri mampu menjangkau daerah yang sulit dan berbahaya untuk dijangkau oleh wahana pesawat. Selain itu, pemanfaatan UAV juga mampu menunjang pekerjaan foto udara dengan biaya lebih murah daripada menggunakan wahana pesawat. Setiap foto yang dipotret oleh wahana UAV (drone) merupakan rekaman lengkap yang dipotret dan membentuk suatu model. Model yang dibentuk dari foto udara berasal dari ribuan foto yang saling tumpang tindih (overlap). Untuk menambah tingkat akurasi hasil, ditambahkan pengukuran titik kontrol tanah (GCP) yang dipasang di lapangan (premark) dan tampak pada area terbuka untuk dilakukan pemotretan dan pengukuran koordinat. Titik koordinat GCP kemudian digunakan sebagai titik acuan dalam melakukan georeferensi.

Jika seluruh prosedur dilakukan, maka akan didapatkan suatu model yang disajikan dengan resolusi tinggi dan full colour sehingga mudah untuk dipahami dan diinterpretasi. Keunggulan inilah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan akuisisi data dengan area yang relatif luas dan cepat dibandingkan survey teristris.

Produk akhir dari survey fotogrametris UAV kami antara lain pembentukan surface model (DEM/DTM/DSM), orthofoto, dan kontur. Pemanfaatan teknologi ini dapat digunakan sebagai monitoring kemajuan suatu proyek maupun sebagai alat visualisasi untuk menggambarkan lokasi dan wilayah pekerjaan yang akan dikerjakan (perencanaan awal).

Survey LiDAR

Lidar merupakan technology di bidang Survey pemetaan yang mengandalkan sensor & radar. Dimana sekarang ini banyak dimanfaatkan diberbagai bidang, salah satunya yaitu untuk kegiatan pemetaan. Pemetaan menggunakan LIDAR sering digunakan untuk pemetaan topografi, Pertambangan, Sipil, Perencanaan dan inspeksi. LIDAR memiliki sistem yang dapat

menggabungkan pengukuran jarak laser dari alat ke objek. Menggunakan teknologi GNSS atau IMU untuk mendapatkan koordinat 3D / x,y,z dengan tingkat presisi yang cukup tinggi.

LiDAR memiliki akurasi absolut dan relatif untuk permodelan yang lebih baik dan interpretasi yang terlihat nyata. seperti perhitungan ketinggian objek, dan vegetasi lebat yang berada di sekitarnya. Teknologi LIDAR memiliki akurasi {z} dibawah 10cm untuk menghasilkan permodelan objek dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil. Teknologi LIDAR memiliki kemampuan yang dapat diintegrasikan dengan data GNSS. Sensor LIDAR mampu menembakkan ribuan laser pulse dari alat. sehingga dapat menghasilkan pemetaan area vertikal yang kompleks dan akurat.

Teknologi LIDAR mapping mampu melakukan pemetaan saat kondisi cahaya yang kurang atau bisa dilakukan pada malam hari, tanpa memerlukan cahaya tambahan. Sensor LIDAR dapat menembus berbagai objek yang menutupi/menghalangi ketika surveyor sedang mengakuisisi data. BIasanya terjadi di area yang dipenuhi objek-objek tinggi dan pepohonan yang lebat. Sehingga, ketika digunakan untuk membuat 3D modelling dari hasil interpetasi pointcloud pada objek cukup mumpuni. Misalnya, seperti pada pemetaan area tambang dengan full vegetasi, teknologi LIDAR dengan lancar mampu menghasilkan akurasi maksimal dari digital twin suatu objek meskipun vegetasi disekitarnya sangat rapat dan tinggi. Teknologi LIDAR mapping memungkinkan pengguna menangkap objek yang berdiameter kecil secara detil, seperti kabel sutet. Berkat keunggulan ini, LIDAR dapat mengumpulkan sampel pointcloud yang rapat lewat akuisisi data langsung di lapangan.

Survey Topografi Terestris

Survey Topografi Terrestrial merupakan suatu kegiatan mapping untuk mengidentifikasi dan memetakan kontur/profil permukaan tanah/terrain beserta kenampakan yang ada di atas permukaan tanah termasuk objek alami maupun buatan manusia menggunakan alat ukur jarak dan sudut seperti theodolit, auto level, total station, laser scanner, dll.

Besaran yang diukur di lapangan meliputi jarak, sudut, arah, dan ketinggian. Data pengukuran kemudian diproses menjadi data kerangka peta, perhitungan detil, jarak datar, dan beda tinggi. Setelah semua data di lapangan diolah, kemudian digambarkan pada sebuah peta melalui proses kartografi. Peta hasil survey topografi ini kemudian digunakan sebagai peta dasar untuk pekerjaan perencanaan, misalnya pada konstruksi bangunan, jalan, drainase, dan lain sebagainya.

Survey Bathimetri/Hidrologi

Bathymetri merupakan teknik mengukur kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (contour lines) yang disebut kontur kedalaman (depth contours atau isobath), dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.

Survey Geolistrik

Salah satu jenis survey untuk mengetahui kondisi bawah tanah adalah survey geolistrik. Dimana dalam survey geolistrik dapat mengetahui kondisi kelistrikan bawah tanah dengan mengukur tingkat resistivitas batuan.

Ada beberapa manfaat dari penerapan survey geolistrik ini, diantaranya untuk keperluan bidang pertambangan, keperluan arkeologi sampai dengan pemetaan air tanah di beberapa daerah.

Geolistrik adalah metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui sifat kelistrikan batuan di bawah permukaan tanah. Dimana survey geolistrik ini dilakukan dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah.

Selanjutnya tujuan dari survey geolistrik ini adalah untuk mencari resistivitas batuan di dalam tanah. Resistivitas ini adalah tahanan jenis dari batuan yang akan menunjukkan tingkat hambatan batuan terhadap arus listrik.

Semakin besar resistivitas batuan maka akan menunjukkan bahwa batuan tersebut akan sulit dialiri arus listrik. Sebaliknya jika sebuah batuan memiliki resistivitas kecil maka akan semakin mudah dialiri listrik. Nilai tahanan suatu batuan ini juga tergantung kepada sifat alami batuan tersebut, berupa saturasi air, porositas, permeabilitas sampai dengan formasi batuan.

Pengolahan Data SIG

Sistem informasi geografis merupakan sistem informasi khusus (cabang ilmu geografi teknik) yang mengelola data yang memiliki informasi spasial atau bereferensi keuangan. Dalam arti sempit, sistem informasi geografis sebagai sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi- informasi yang bereferensi geografis, sebagai contoh adalah data yang dikelompokkan menurut lokasi atau lainnya dalam suatu database. Sistem informasi geografis tentunya sangat membantu dalam hal pendataan agar lebih spesifik dan hasil yang lebih akurat.

Manfaat Data SIG :

    1. Digunakan untuk investigasi ilmiah

    2. Digunakan untuk membantu pengelolaan sumber daya alam

    3. Digunakan untuk perencanaan pembangunan

    4. Digunakan untuk sistem kartografi (baca: inset peta)

    5. Digunakan untuk membantu perencanaan rute

Test Pit

Test Pit merupakan salah satu kegiatan eksplorasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang representative mengenai bentuk dan letak endapan bahan galian secara garis besar.

Handboring/Auger Drilling

Pengujian ini bertujuan untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui nilai sifat sifat tekhnis dari tanah.

Survey Geologi Permukaan

Survey geologi adalah penyelidikan secara sistematis dan rinci atas struktur fisik batuan yang membentuk lapisan paling atas dari kerak bumi. Dilakukan pemetaan lapangan sebagai alat menentukan lokasi macam-macam formasi secara tepat. Batuan-batuan dikumpulkan dari masing-masing bagian lapangan yang dipetakan dan diselidiki, untuk menentukan umur, urutan kronologis batuan.

Survey GPS Geodetik

GPS Geodetik merupakan GPS dengan akurasi yang sangat tinggi hingga Centi Meter. Pengamatan geodetik banyak dimanfaatkan untuk surey titik pemasangan patok bm, pengukuran iup tambang dan beberapa bidang yang membutuhkan data lokasi dengan akurasi yang tinggi.

Pengamatan GPS Geodetik dapat diaplikasikan ke berbagai bidang, antara lain meliputi:

  •  Pengukuran Detail dan Situasi / Topography

  •  Penentuan Volume suatu area/wilayah

  • Penentuan posisi Titik Kontrol atau Bench Mark, pengukuran BM (benchmark) dan GCP

    (ground control point)

  • Akuisisi Data untuk Ijin Usaha Pertambangan (IUP), dsb.

    Layanan kami didukung oleh penggunaan peralatan survey yang canggih dengan kualitas dan akurasi yang efektif. Peralatan teknologi GNSS dapat digunakan untuk merekam lokasi, mendukung pemetaan dan bentuk bumi secara fisik yang akurat, seperti gunung, sungai, jalan, bangunan, jalur utilitas dan sumber daya lainnya.

Layanan

Survey Fotogrametri

Survey Fotogrametri

Fotogrametri termasuk salah satu teknik pemetaan yang sejak dulu ada. Fotogrametri adalah suatu teknologi untuk memperoleh informasi objek di permukaan bumi melalui foto udara. Hasil dari foto udara kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengetahui geometri objek di permukaan bumi. Survey udara yang dahulu ada biasanya menggunakan wahana pesawat dengan biaya yang tidak murah. Seiring perkembangan zaman, kebutuhan survey fotogrametri semakin meningkat namun biaya yang dikeluarkan untuk survey termasuk mahal. Oleh karena itu dengan terobosan UAV, survey fotogrametri menjadi suatu hal yang mungkin untuk dilakukan di berbagai aspek bidang dan dinilai lebih fleksibel.

Pemanfaatan UAV pada bidang fotogrametri mampu menjangkau daerah yang sulit dan berbahaya untuk dijangkau oleh wahana pesawat. Selain itu, pemanfaatan UAV juga mampu menunjang pekerjaan foto udara dengan biaya lebih murah daripada menggunakan wahana pesawat. Setiap foto yang dipotret oleh wahana UAV (drone) merupakan rekaman lengkap yang dipotret dan membentuk suatu model. Model yang dibentuk dari foto udara berasal dari ribuan foto yang saling tumpang tindih (overlap). Untuk menambah tingkat akurasi hasil, ditambahkan pengukuran titik kontrol tanah (GCP) yang dipasang di lapangan (premark) dan tampak pada area terbuka untuk dilakukan pemotretan dan pengukuran koordinat. Titik koordinat GCP kemudian digunakan sebagai titik acuan dalam melakukan georeferensi.

Jika seluruh prosedur dilakukan, maka akan didapatkan suatu model yang disajikan dengan resolusi tinggi dan full colour sehingga mudah untuk dipahami dan diinterpretasi. Keunggulan inilah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan akuisisi data dengan area yang relatif luas dan cepat dibandingkan survey teristris.

Produk akhir dari survey fotogrametris UAV kami antara lain pembentukan surface model (DEM/DTM/DSM), orthofoto, dan kontur. Pemanfaatan teknologi ini dapat digunakan sebagai monitoring kemajuan suatu proyek maupun sebagai alat visualisasi untuk menggambarkan lokasi dan wilayah pekerjaan yang akan dikerjakan (perencanaan awal).

Survey LiDAR

Lidar merupakan technology di bidang Survey pemetaan yang mengandalkan sensor & radar. Dimana sekarang ini banyak dimanfaatkan diberbagai bidang, salah satunya yaitu untuk kegiatan pemetaan. Pemetaan menggunakan LIDAR sering digunakan untuk pemetaan topografi, Pertambangan, Sipil, Perencanaan dan inspeksi. LIDAR memiliki sistem yang dapat

menggabungkan pengukuran jarak laser dari alat ke objek. Menggunakan teknologi GNSS atau IMU untuk mendapatkan koordinat 3D / x,y,z dengan tingkat presisi yang cukup tinggi.

LiDAR memiliki akurasi absolut dan relatif untuk permodelan yang lebih baik dan interpretasi yang terlihat nyata. seperti perhitungan ketinggian objek, dan vegetasi lebat yang berada di sekitarnya. Teknologi LIDAR memiliki akurasi {z} dibawah 10cm untuk menghasilkan permodelan objek dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil. Teknologi LIDAR memiliki kemampuan yang dapat diintegrasikan dengan data GNSS. Sensor LIDAR mampu menembakkan ribuan laser pulse dari alat. sehingga dapat menghasilkan pemetaan area vertikal yang kompleks dan akurat.

Teknologi LIDAR mapping mampu melakukan pemetaan saat kondisi cahaya yang kurang atau bisa dilakukan pada malam hari, tanpa memerlukan cahaya tambahan. Sensor LIDAR dapat menembus berbagai objek yang menutupi/menghalangi ketika surveyor sedang mengakuisisi data. BIasanya terjadi di area yang dipenuhi objek-objek tinggi dan pepohonan yang lebat. Sehingga, ketika digunakan untuk membuat 3D modelling dari hasil interpetasi pointcloud pada objek cukup mumpuni. Misalnya, seperti pada pemetaan area tambang dengan full vegetasi, teknologi LIDAR dengan lancar mampu menghasilkan akurasi maksimal dari digital twin suatu objek meskipun vegetasi disekitarnya sangat rapat dan tinggi. Teknologi LIDAR mapping memungkinkan pengguna menangkap objek yang berdiameter kecil secara detil, seperti kabel sutet. Berkat keunggulan ini, LIDAR dapat mengumpulkan sampel pointcloud yang rapat lewat akuisisi data langsung di lapangan.

Survey Topografi Terestris

Survey Topografi Terrestrial merupakan suatu kegiatan mapping untuk mengidentifikasi dan memetakan kontur/profil permukaan tanah/terrain beserta kenampakan yang ada di atas permukaan tanah termasuk objek alami maupun buatan manusia menggunakan alat ukur jarak dan sudut seperti theodolit, auto level, total station, laser scanner, dll.

Besaran yang diukur di lapangan meliputi jarak, sudut, arah, dan ketinggian. Data pengukuran kemudian diproses menjadi data kerangka peta, perhitungan detil, jarak datar, dan beda tinggi. Setelah semua data di lapangan diolah, kemudian digambarkan pada sebuah peta melalui proses kartografi. Peta hasil survey topografi ini kemudian digunakan sebagai peta dasar untuk pekerjaan perencanaan, misalnya pada konstruksi bangunan, jalan, drainase, dan lain sebagainya.

Survey Bathimetri/Hidrologi

Bathymetri merupakan teknik mengukur kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (contour lines) yang disebut kontur kedalaman (depth contours atau isobath), dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.

Survey Geolistrik

Salah satu jenis survey untuk mengetahui kondisi bawah tanah adalah survey geolistrik. Dimana dalam survey geolistrik dapat mengetahui kondisi kelistrikan bawah tanah dengan mengukur tingkat resistivitas batuan.

Ada beberapa manfaat dari penerapan survey geolistrik ini, diantaranya untuk keperluan bidang pertambangan, keperluan arkeologi sampai dengan pemetaan air tanah di beberapa daerah.

Geolistrik adalah metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui sifat kelistrikan batuan di bawah permukaan tanah. Dimana survey geolistrik ini dilakukan dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah.

Selanjutnya tujuan dari survey geolistrik ini adalah untuk mencari resistivitas batuan di dalam tanah. Resistivitas ini adalah tahanan jenis dari batuan yang akan menunjukkan tingkat hambatan batuan terhadap arus listrik.

Semakin besar resistivitas batuan maka akan menunjukkan bahwa batuan tersebut akan sulit dialiri arus listrik. Sebaliknya jika sebuah batuan memiliki resistivitas kecil maka akan semakin mudah dialiri listrik. Nilai tahanan suatu batuan ini juga tergantung kepada sifat alami batuan tersebut, berupa saturasi air, porositas, permeabilitas sampai dengan formasi batuan.

Pengolahan Data SIG

Sistem informasi geografis merupakan sistem informasi khusus (cabang ilmu geografi teknik) yang mengelola data yang memiliki informasi spasial atau bereferensi keuangan. Dalam arti sempit, sistem informasi geografis sebagai sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi- informasi yang bereferensi geografis, sebagai contoh adalah data yang dikelompokkan menurut lokasi atau lainnya dalam suatu database. Sistem informasi geografis tentunya sangat membantu dalam hal pendataan agar lebih spesifik dan hasil yang lebih akurat.

Manfaat Data SIG :

    1. Digunakan untuk investigasi ilmiah

    2. Digunakan untuk membantu pengelolaan sumber daya alam

    3. Digunakan untuk perencanaan pembangunan

    4. Digunakan untuk sistem kartografi (baca: inset peta)

    5. Digunakan untuk membantu perencanaan rute

Test Pit

Test Pit merupakan salah satu kegiatan eksplorasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang representative mengenai bentuk dan letak endapan bahan galian secara garis besar.

Handboring/Auger Drilling

Pengujian ini bertujuan untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui nilai sifat sifat tekhnis dari tanah.

Survey Geologi Permukaan

Survey geologi adalah penyelidikan secara sistematis dan rinci atas struktur fisik batuan yang membentuk lapisan paling atas dari kerak bumi. Dilakukan pemetaan lapangan sebagai alat menentukan lokasi macam-macam formasi secara tepat. Batuan-batuan dikumpulkan dari masing-masing bagian lapangan yang dipetakan dan diselidiki, untuk menentukan umur, urutan kronologis batuan.

Survey GPS Geodetik

GPS Geodetik merupakan GPS dengan akurasi yang sangat tinggi hingga Centi Meter. Pengamatan geodetik banyak dimanfaatkan untuk surey titik pemasangan patok bm, pengukuran iup tambang dan beberapa bidang yang membutuhkan data lokasi dengan akurasi yang tinggi.

Pengamatan GPS Geodetik dapat diaplikasikan ke berbagai bidang, antara lain meliputi:

  •  Pengukuran Detail dan Situasi / Topography

  •  Penentuan Volume suatu area/wilayah

  • Penentuan posisi Titik Kontrol atau Bench Mark, pengukuran BM (benchmark) dan GCP

    (ground control point)

  • Akuisisi Data untuk Ijin Usaha Pertambangan (IUP), dsb.

    Layanan kami didukung oleh penggunaan peralatan survey yang canggih dengan kualitas dan akurasi yang efektif. Peralatan teknologi GNSS dapat digunakan untuk merekam lokasi, mendukung pemetaan dan bentuk bumi secara fisik yang akurat, seperti gunung, sungai, jalan, bangunan, jalur utilitas dan sumber daya lainnya.

Layanan

Survey Fotogrametri

Survey Fotogrametri

Fotogrametri termasuk salah satu teknik pemetaan yang sejak dulu ada. Fotogrametri adalah suatu teknologi untuk memperoleh informasi objek di permukaan bumi melalui foto udara. Hasil dari foto udara kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengetahui geometri objek di permukaan bumi. Survey udara yang dahulu ada biasanya menggunakan wahana pesawat dengan biaya yang tidak murah. Seiring perkembangan zaman, kebutuhan survey fotogrametri semakin meningkat namun biaya yang dikeluarkan untuk survey termasuk mahal. Oleh karena itu dengan terobosan UAV, survey fotogrametri menjadi suatu hal yang mungkin untuk dilakukan di berbagai aspek bidang dan dinilai lebih fleksibel.

Pemanfaatan UAV pada bidang fotogrametri mampu menjangkau daerah yang sulit dan berbahaya untuk dijangkau oleh wahana pesawat. Selain itu, pemanfaatan UAV juga mampu menunjang pekerjaan foto udara dengan biaya lebih murah daripada menggunakan wahana pesawat. Setiap foto yang dipotret oleh wahana UAV (drone) merupakan rekaman lengkap yang dipotret dan membentuk suatu model. Model yang dibentuk dari foto udara berasal dari ribuan foto yang saling tumpang tindih (overlap). Untuk menambah tingkat akurasi hasil, ditambahkan pengukuran titik kontrol tanah (GCP) yang dipasang di lapangan (premark) dan tampak pada area terbuka untuk dilakukan pemotretan dan pengukuran koordinat. Titik koordinat GCP kemudian digunakan sebagai titik acuan dalam melakukan georeferensi.

Jika seluruh prosedur dilakukan, maka akan didapatkan suatu model yang disajikan dengan resolusi tinggi dan full colour sehingga mudah untuk dipahami dan diinterpretasi. Keunggulan inilah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan akuisisi data dengan area yang relatif luas dan cepat dibandingkan survey teristris.

Produk akhir dari survey fotogrametris UAV kami antara lain pembentukan surface model (DEM/DTM/DSM), orthofoto, dan kontur. Pemanfaatan teknologi ini dapat digunakan sebagai monitoring kemajuan suatu proyek maupun sebagai alat visualisasi untuk menggambarkan lokasi dan wilayah pekerjaan yang akan dikerjakan (perencanaan awal).

Survey LiDAR

Lidar merupakan technology di bidang Survey pemetaan yang mengandalkan sensor & radar. Dimana sekarang ini banyak dimanfaatkan diberbagai bidang, salah satunya yaitu untuk kegiatan pemetaan. Pemetaan menggunakan LIDAR sering digunakan untuk pemetaan topografi, Pertambangan, Sipil, Perencanaan dan inspeksi. LIDAR memiliki sistem yang dapat

menggabungkan pengukuran jarak laser dari alat ke objek. Menggunakan teknologi GNSS atau IMU untuk mendapatkan koordinat 3D / x,y,z dengan tingkat presisi yang cukup tinggi.

LiDAR memiliki akurasi absolut dan relatif untuk permodelan yang lebih baik dan interpretasi yang terlihat nyata. seperti perhitungan ketinggian objek, dan vegetasi lebat yang berada di sekitarnya. Teknologi LIDAR memiliki akurasi {z} dibawah 10cm untuk menghasilkan permodelan objek dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil. Teknologi LIDAR memiliki kemampuan yang dapat diintegrasikan dengan data GNSS. Sensor LIDAR mampu menembakkan ribuan laser pulse dari alat. sehingga dapat menghasilkan pemetaan area vertikal yang kompleks dan akurat.

Teknologi LIDAR mapping mampu melakukan pemetaan saat kondisi cahaya yang kurang atau bisa dilakukan pada malam hari, tanpa memerlukan cahaya tambahan. Sensor LIDAR dapat menembus berbagai objek yang menutupi/menghalangi ketika surveyor sedang mengakuisisi data. BIasanya terjadi di area yang dipenuhi objek-objek tinggi dan pepohonan yang lebat. Sehingga, ketika digunakan untuk membuat 3D modelling dari hasil interpetasi pointcloud pada objek cukup mumpuni. Misalnya, seperti pada pemetaan area tambang dengan full vegetasi, teknologi LIDAR dengan lancar mampu menghasilkan akurasi maksimal dari digital twin suatu objek meskipun vegetasi disekitarnya sangat rapat dan tinggi. Teknologi LIDAR mapping memungkinkan pengguna menangkap objek yang berdiameter kecil secara detil, seperti kabel sutet. Berkat keunggulan ini, LIDAR dapat mengumpulkan sampel pointcloud yang rapat lewat akuisisi data langsung di lapangan.

Survey Topografi Terestris

Survey Topografi Terrestrial merupakan suatu kegiatan mapping untuk mengidentifikasi dan memetakan kontur/profil permukaan tanah/terrain beserta kenampakan yang ada di atas permukaan tanah termasuk objek alami maupun buatan manusia menggunakan alat ukur jarak dan sudut seperti theodolit, auto level, total station, laser scanner, dll.

Besaran yang diukur di lapangan meliputi jarak, sudut, arah, dan ketinggian. Data pengukuran kemudian diproses menjadi data kerangka peta, perhitungan detil, jarak datar, dan beda tinggi. Setelah semua data di lapangan diolah, kemudian digambarkan pada sebuah peta melalui proses kartografi. Peta hasil survey topografi ini kemudian digunakan sebagai peta dasar untuk pekerjaan perencanaan, misalnya pada konstruksi bangunan, jalan, drainase, dan lain sebagainya.

Survey Bathimetri/Hidrologi

Bathymetri merupakan teknik mengukur kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (contour lines) yang disebut kontur kedalaman (depth contours atau isobath), dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.

Test Pit

Test Pit merupakan salah satu kegiatan eksplorasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang representative mengenai bentuk dan letak endapan bahan galian secara garis besar.

Pengolahan Data SIG

Sistem informasi geografis merupakan sistem informasi khusus (cabang ilmu geografi teknik) yang mengelola data yang memiliki informasi spasial atau bereferensi keuangan. Dalam arti sempit, sistem informasi geografis sebagai sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi- informasi yang bereferensi geografis, sebagai contoh adalah data yang dikelompokkan menurut lokasi atau lainnya dalam suatu database. Sistem informasi geografis tentunya sangat membantu dalam hal pendataan agar lebih spesifik dan hasil yang lebih akurat.

Manfaat Data SIG :

    1. Digunakan untuk investigasi ilmiah

    2. Digunakan untuk membantu pengelolaan sumber daya alam

    3. Digunakan untuk perencanaan pembangunan

    4. Digunakan untuk sistem kartografi (baca: inset peta)

    5. Digunakan untuk membantu perencanaan rute

Test Pit

Test Pit merupakan salah satu kegiatan eksplorasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang representative mengenai bentuk dan letak endapan bahan galian secara garis besar.

Handboring/Auger Drilling

Pengujian ini bertujuan untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui nilai sifat sifat tekhnis dari tanah.

Test Pit

Test Pit merupakan salah satu kegiatan eksplorasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang representative mengenai bentuk dan letak endapan bahan galian secara garis besar.

Survey Geologi Permukaan

Survey geologi adalah penyelidikan secara sistematis dan rinci atas struktur fisik batuan yang membentuk lapisan paling atas dari kerak bumi. Dilakukan pemetaan lapangan sebagai alat menentukan lokasi macam-macam formasi secara tepat. Batuan-batuan dikumpulkan dari masing-masing bagian lapangan yang dipetakan dan diselidiki, untuk menentukan umur, urutan kronologis batuan.

Survey GPS Geodetik

GPS Geodetik merupakan GPS dengan akurasi yang sangat tinggi hingga Centi Meter. Pengamatan geodetik banyak dimanfaatkan untuk surey titik pemasangan patok bm, pengukuran iup tambang dan beberapa bidang yang membutuhkan data lokasi dengan akurasi yang tinggi.

Pengamatan GPS Geodetik dapat diaplikasikan ke berbagai bidang, antara lain meliputi:

  •  Pengukuran Detail dan Situasi / Topography

  •  Penentuan Volume suatu area/wilayah

  • Penentuan posisi Titik Kontrol atau Bench Mark, pengukuran BM (benchmark) dan GCP

    (ground control point)

  • Akuisisi Data untuk Ijin Usaha Pertambangan (IUP), dsb.

    Layanan kami didukung oleh penggunaan peralatan survey yang canggih dengan kualitas dan akurasi yang efektif. Peralatan teknologi GNSS dapat digunakan untuk merekam lokasi, mendukung pemetaan dan bentuk bumi secara fisik yang akurat, seperti gunung, sungai, jalan, bangunan, jalur utilitas dan sumber daya lainnya.

Survey GPS Geodetik

GPS Geodetik merupakan GPS dengan akurasi yang sangat tinggi hingga Centi Meter. Pengamatan geodetik banyak dimanfaatkan untuk surey titik pemasangan patok bm, pengukuran iup tambang dan beberapa bidang yang membutuhkan data lokasi dengan akurasi yang tinggi.

Pengamatan GPS Geodetik dapat diaplikasikan ke berbagai bidang, antara lain meliputi:

  •  Pengukuran Detail dan Situasi / Topography

  •  Penentuan Volume suatu area/wilayah

  • Penentuan posisi Titik Kontrol atau Bench Mark, pengukuran BM (benchmark) dan GCP

    (ground control point)

  • Akuisisi Data untuk Ijin Usaha Pertambangan (IUP), dsb.

    Layanan kami didukung oleh penggunaan peralatan survey yang canggih dengan kualitas dan akurasi yang efektif. Peralatan teknologi GNSS dapat digunakan untuk merekam lokasi, mendukung pemetaan dan bentuk bumi secara fisik yang akurat, seperti gunung, sungai, jalan, bangunan, jalur utilitas dan sumber daya lainnya.

Tentang

Meningkatnya kebutuhan pada jasa konsultan survey dan pemetaan, menjadikan kamI CV. Gunter Geosurvey Consultant terus berinovasi dalam penggunaan teknologi pendukung, serta menghadirkan tenaga ahli handal serta profesional sesuai bidang keilmuannya agar dapat memberikan kebutuhan data yang  akurat dan terpercaya.

Kontak

CV. Gunter Geosurvey Consultant

Jl. Setia Budi No. 72, Kel. Talise Valanguni, Kec. Mantikulore, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah

Telp/Wa : 0451 4710 133 / 082217837791

E-mail : guntergeoconsultant@gmail.com

©2023. CV. Gunter Geosurvey Consultant

Powered by Loay Creative